Nurani Astra Salurkan Bantuan Ambulans dan Alat Kesehatan Dukung Pemulihan Masyarakat Pascabencana di Sumatra

    Nurani Astra Salurkan Bantuan Ambulans dan Alat Kesehatan Dukung Pemulihan Masyarakat Pascabencana di Sumatra
    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (ketiga kanan), Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian (keempat kanan), (Foto Astra).

    JAKARTA - Sebagai bagian dari upaya penanganan pascabencana bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, Astra melalui Nurani Astra menyerahkan 156 unit alat kesehatan dan 20 unit ambulans kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI). 

    Penyerahan ini merupakan tahap lanjutan dari dukungan kemanusiaan Astra bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra, yang diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di 3 provinsi tersebut.

    Penyerahan Ambulans pada Daerah Terdampak Bencana Hidrometeorologi Sumatra, yang dilaksanakan di Kementerian Kesehatan RI, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyaksikan penyerahan ambulans dan alat kesehatan secara simbolis dari Direktur Astra Hamdhani Dzulkarnaen Salim salah satu perwakilan rumah sakit yang menerima didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, dan Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.

    “Pemerintah mengapresiasi dukungan Astra dalam membantu memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memastikan fasilitas kesehatan di daerah agar dapat terus memberikan pelayanan yang cepat dan memadai bagi masyarakat, terutama dalam masa pemulihan pascabencana, ” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kamis (12/032026).
     
    “Melalui Nurani Astra, kami berupaya hadir dan berkontribusi dalam membantu  masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana. Penyaluran ambulans dan alat kesehatan ini, diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan di daerah terdampak, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pertolongan medis dengan lebih cepat dan lebih baik, ” ujar Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto.
     
    Dukungan lanjutan ini diwujudkan melalui penyaluran 20 unit ambulans dengan spesifikasi transport untuk Puskesmas yang didistribusikan ke berbagai wilayah terdampak. Sebanyak 16 unit ambulans disalurkan kepada Puskesmas di wilayah Aceh dan 1 unit kepada RSUD di wilayah Aceh, serta masing-masing 1 unit ambulans disalurkan kepada Puskesmas di Tapanuli Tengah, RSUD di Kota Medan, dan Puskesmas di Kota Padang Pariaman. 

    Sejak Desember 2025, secara keseluruhan Astra juga telah melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap 126 unit ambulans yang tersebar di berbagai wilayah terdampak, meliputi 4 titik di Aceh, 17 titik di Sumatra Utara, dan 10 titik di Sumatra Barat, sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan layanan kesehatan bagi masyarakat. 

    Selain itu, Astra melalui Astra Otoparts juga telah mendistribusikan sebanyak 156 unit alat kesehatan guna mendukung peningkatan layanan kesehatan di wilayah terdampak. Bantuan tersebut terdiri atas 122 unit alat kesehatan yang disalurkan kepada 8 RSUD di wilayah Aceh serta 34 unit alat kesehatan yang diserahkan kepada Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (BPAFK) Medan.

    Semangat Astra dalam mendukung penguatan layanan kesehatan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia

    ambulans dan alatkesehatan nurani astra
    Ir. Afrizal, M.I.Kom

    Ir. Afrizal, M.I.Kom

    Artikel Sebelumnya

    Kapolri Tekankan Sinergisitas TNI-Polri...

    Artikel Berikutnya

    Pimpin Apel Operasi ketupat, Kapolri Instruksikan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Dukung PP TUNAS, Kemenag Perkuat Literasi Digital Siswa dan Santri
    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua
    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan

    Ikuti Kami